Bola basket atau
dalam Bahasa Indonesia berarti bola keranjang merupakan olahraga yang
paling populer di Amerika saat ini. Bukan hanya di Amerika, di Indonesia
bola basket yang berada dalam naungan PERBASI juga telah menjadi
kegemaran tersendiri bagi masyarakat, khususnya bagi para kalangan muda.Ternyata masih banyak orang yang belum paham betul mengenai pengertian
bola basket yang sebenarnya. Terutama bagi masyarakat awam yang tidak
mendapatkan informasi mengenai bola basket sebenarnya, mereka hanya tahu
bahwa permainan bola basket adalah permainan adu fisik untuk memasukkan
bola ke keranjang. Karena masih banyaknya ambigu mengenai pengertian
permainan bola basket, maka artikel ini saya buat untuk menjelaskan apa
sebenarnya pengertian bola basket.
![]() |
| Pengertian Permainan Bola Basket |
Pengertian Bola Basket
Pengertian bola basket adalah
olahraga bola besar yang dimainkan secara berkelompok yang terdiri atas
dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding
mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Tujuan
dari permainan bola basket adalah mencetak poin sebanyak-banyaknya
dengan memasukkan bola ke keranjang lawan dan mencegah kemasukan bola ke
keranjang sendiri.
Sejarah Singkat Permainan Bola Basket
Sejarah
bola basket bermula saat Prof. Dr. James Nainsmith mencari alternatif
olahraga saat musim dingin. Olahraga tersebut bertujuan untuk
mengembalikan semangat anak muridnya melakukan latihan di musim dingin.
Akhirnya, ia menemukan sebuah olahraga baru yang dimainkan di dalam
ruangan dengan menggunakan bola dan keranjang sehingga dinamai
Basketball atau bola basket. Silahkan baca selengkapnya mengenai sejarah
permainan bola basket di Sejarah Bola Basket.
Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Teknik dasar bola basket perlu dikuasai untuk menunjang permainan yang baik.
- Passing dan Catching (Mengoper dan Menangkap)
- Dribbling (menggiring bola)
- Shooting (menembakkan bola ke arah keranjang)
- Pivot (Berputar)
- Jump Stop
- Rebound
Untuk Penjelasan lengkapnya bisa Anda baca di Teknik Dasar Bola Basket
Lapangan Bola Basket
Untuk gambar dan ukuran lapangan bola basket bisa Anda lihat langsung ke Gambar dan Ukuran Lapangan Bola Basket.
Peraturan Permainan Bola Basket
Untuk
menjaga kestabilan dan ketertiban dalam bermain, di dalam olahraga bola
basket terdapat aturan-aturan yang mengikat setiap unsur yang ada dalam
permainan bola basket.Pelanggaran Bola Basket
Di dalam permainan bola basket ada
sekitar 18 macam jenis pelanggaran, diantaranya adalah travelling,
pushing, foul, dan jumping. Pelanggaran-pelanggaran bola basket ini
telah diulas di Pelanggaran Permainan Bola Basket
Pengertian,Sejarah,Peraturan Permainan Bola Voli Lengkap
Pengertian, Sejarah, dan Peraturan Permainan Bola Voli Lengkap -
Permainan Bola Voli merupakan salah satu olahraga yang sering dimainkan
oleh masyarakat Indonesia, baik di daerah perkotaan hingga pedesaan.
Bukti bahwa olahraga ini sangat dicintai oleh masyarakat karena
permainan ini cukup mudah untuk dimainkan dan satu hal pasti yaitu
menyehatkan.
Pada kesempatan kali ini kita akan mengenal lebih rinci dan dalam mengenai permainan Bola Voli yaitu, pengertian, sejarah dan peraturannya.
Pengertian, Sejarah, Peraturan Permainan Bola Voli
Pengertian Permainan Bola Voli
Permainan Bola Voli adalah salah satu cabang olahraga yang cara bermainnya dengan mem-volley bola di atas net, dengan maksud dan tujuannya dapat menjatuhkan bola ke dalam petak lapangan lawan dan untuk mencari kemenangan dalam bermain.
Lalu, apa yang dimaksud mem-volley? Mem-volley adalah memukul bola sebelum bola jatuh mengenai lapangan, gerakan mem-volley dan memantulkan bola ke atas dapat dilakukan dengan seluruh tubuh dengan syarat sentuhan atau pantulannya harus sempurna.
Permainan Bola Voli adalah cabang olahraga yang dimainkan oleh 2 (dua) regu, masing-masing regu berjumlah 6 (enam) orang yang bertujuan untuk menjatuhkan bola ke daerah lawan.
Sejarah Permainan Bola Voli
Pada awalnya permainan Bola Voli diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ditemukan oleh William G. Morgan pada tanggal 9 Februari 1895 di Holyoke, Amerika Serikat. Ia adalah seorang instruktur/pembina pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di Young Men Christain Association (YMCA).
William G. Morgan dilahirkan pada tahun 1870 di Lockport, New York dan meninggal dunia pada tahun 1942. Organisasi YMCA didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris Oleh George William. Setelah bertemu dengan James Naismith (merupakan seorang pencipta olahraga Bola Basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal dunia pada tanggal 28 November 1939).
Perubahan nama Mintonette menjadi Volley Ball (Bola Voli) terjadi pada tahun 1896 pada demonstrasi pertamanya di International YMCA Training School.
Berkat perkembangan permainan Bola Voli yang cukup pesat maka YMCA mulai mengadakan kejuaraan Bola Voli secara nasional, lalu permainan Bola Voli menyebar keseluruh penjuru dunia. Pada tahun 1974, pertama kali permainan Bola Voli mengadakan sebuah pertandingan di Polandia dengan peserta yang lumayan banyak.
Kemudian, pada tahun 1984 didirikan sebuah Federasi Bola Voli Internasional atau International Voli Ball Federation (IVBF) yang pada saat itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris, Perancis. Organisasi ini menjadi induk dari permainan Bola Voli internasional.
Peraturan Permainan Bola Voli
Perhitungan angka
- Jika pihak lawan bisa memasukkan bola ke dalam daerah lapangan kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan poin/nilai
- Servis yang kita lakukan harus melewati net dan masuk menuju daerah musuh. Jika tidak, maka musuh akan mendapatkan poin/nilai.
Sistem Pertandingan
- Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 (delapan) tim dan akan didistribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
- Setiap tim terdiri dari 10 (sepuluh) pemain yang meliputi 6 (enam) pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 (empat) pemain cadangan.
- Pergantian pemain inti dan pemain cadangan tidak dibatasi pada saat pertandingan berlangsung.
- Jumlah pemain minimum yang boleh bermain adalah 4 (empat) orang.
- Apabila dalam pertandingan tersebut kurang dari 4 (empat) orang, maka tim tersebut dinyatakan kalah.
- Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (Best of Three), kecuali pada babak 2 (kedua) sudah dipastikan siapa pemenangnya maka babak 3 (ketiga) tidak perlu dilaksanakan.
- Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Jika poin peserta seri (imbang 24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 (dua) poin. Peserta yang pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangkan pertandingan tersebut.
- Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat poin/nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat poin/nilai yang sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
- Setiap tim diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat babak berakhir. Dan apabila ditentukan babak penentuan (set ke 3) maka tim yang dapat nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat tim lawan mencapai angka 13.
- Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan lamanya hanya 1 menit.
- Di luar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.
Sejarah Renang Dan Pengertian
Artikel - pembahasan cabang olahraga renang
Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final. Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.
SejarahPerlombaan berenang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen di lomba-romba renang setelah meniru renang gaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.
Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.
Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.[1]
Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret 1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952.
Sejak sebelum kemerdekaan, di negara kita telah ada beberapa kolom renang yang indah dan baik. Akan tetapi pada waktu itu, kesempatan bagi orang-orang Indonesia untuk belajar berenang tidak mungkin. Hal ini disebabkan setiap kolam renang yang dibangun hanyalah diperuntukkan bagi para bangsawan dan penjajah saja.
Memang waktu itu ada juga kolam renang yang dibuka bagi masyarakat banyak, akan tetapi harga tiket masuk sedemikian tingginya, sehingga para pengunjung tertentu tidak bisa membayar tiket masuk untuk berenang.
Salah satu dari sekian banyak kolam renang yang dibangun setelah tahun 1900 adalah kolam renang Cihampelas di Bandung yang didirikan pada tahun 1904. Sesuai dengan tempat kelahiran kolam renang Cihampelas, maka awal dari kegiatan olahraga renang di Indonesia dapat dikatakan mulai dari Bandung.
Pertama-tama berdiri perserikatan berenang diberi nama Bandungse Zwembond atau Perserikatan Berenang Bandung, didirikan pada tahun 1917, perserikatan ini membawahi 7 perkumpulan yang diantaranya adalah perkumpulan renang di lingkungan sekolah seperti halnya OSVIA, MULO dan KWEEKSCHOOL.
Selain Bandung, Jakarta dan Surabaya juga mendirikan perkumpulan-perkumpulan berenang dalam tahun yang sama. Kemudian barulah di tahun 1918 berdiri West Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa barat dan pada tahun 1927 berdiri pula Oost Java Zwembond atau Perserikatan Berenang Jawa Timur yang beranggotakan kota-kota seperti : Malang, Surabaya, Pasuruan, Blitar dan Lumajang. Sejak saat itu pula mulai diadakan pertandingan maupun antar daerah. Bahkan kejuaraan-kejuaraan itu, rekor-rekornya juga menjadi rekor di negeri Belanda.
Dalam tahun 1934, peloncat indah masing-masing Haasman dan Van de Groen, berhasil keluar sebagai juara pertama dan kedua dalam nomor-nomor papan 3 meter dan menara. Pada Far Eastern Games di Manila, Philipina (kini kegiatan itu berkembang menjadi Asian Games sejak tahun 1951). Kedua peloncat itu juga menjadi utusan Hindia Belanda.
Di tahun 1936, Pet Stam seorang Hindia Belanda berdasarkan rekornya 0:59.9 untuk 100 meter gaya bebas yang dicatat di kolam renang Cihampelas Bandung, berhasil dikirim untuk ambil bagian dalam Olimpiade Berlin atas nama negeri Belanda. Dua orang peloncat indah masing-masing Haasman di bagian putera dan Kiki Heckle turut pula ambil bagian dalam Olimpiade Berlin, dimana peloncat putri menduduki urutan ke 8.
Hingga tahun 1940, Nederlands Indishce Zwembond atau NIZB telah beranggotakan 12.00 perenang. Pada zaman pendudukan Jepang tahun 1943 – 1945, kesempatan untuk bisa berenang bagi bangsa Indonesia semakin besar. Oleh karena pemerintahan pendudukan Jepang, membuka seluruh kolam renang di tanah air untuk masyarakat umum. Periode tahun 1945, perkembangan olahraga renang di tanah air praktis menurun, karena saat itu bangsa Indonesia dalam kancah perjuangan melawan penjajah.
Hingga tanggal 20 Maret 1951, dunia renang Indonesia praktis berada di bawah pimpinan Zwembond Voor Indonesia (ZBVI) dan kemudian sejak tanggal 21 Maret 1951 lahirlah Persatuan Berenang Seluruh Indonesia yang kemudian disingkat PBSI. Kongresnya yang pertama di Jakarta, berhasil mengukuhkan Ketua yang pertama, Prof. dr. Poerwo Soedarmo, dibantu oleh wakil ketua, sekretaris, bendahara dan komisi teknik.
Sejak saat itu, olahraga renang Indonesia setahap demi setahap maju dan berkembang serta selanjutnya dalam tahun 1952, PBSI menjadi anggota resmi dari Federasi Renang Dunia – FINA (singkatan dari Federation Internationale de Nation). dan International Olympic Committee (IOC).
Gambar Ukuran Kolam Renang

Ukuran Kolam
Panjang kolam renang lintasan panjang adalah 50 m
Lintasan pendek adalah 25 m
Dalam spesifikasi Federasi Renang Internasional untuk kolam ukuran Olimpiade ditetapkan :
Panjang kolam 50 m
Lebar kolam 25 m
Kedalaman kolam minimum 1,35 meter, dimulai dari 1,0 m pertama lintasan hingga paling sedikit 6,0 m dihitung dari dinding kolam yang dilengkapi balok start.
Kedalaman minimum di bagian lainnya adalah 1,0 m
Ukuran Kolam internasional
Ukuran
kolam renang internasional, dari koresponden yg ada sangat banyak yg
bertanya perihal ukuran ideal atau standart kolam renang pribadi ataupun
kolam renang umum yang bisa dipakai sebagai pertandingan renang tingkat
internasional. utk ukuran kolam renang pribadi sesungguhnya tak ada
standart spesial yang perlu di ikuti dikarenakan ikuti hasrat pembuat
atau pemilik kolam renang pribadi saja.Didalam kenyataanya utk ukuran kolam renang pribadi minimalis pasti lebih simpel dibandingankan kolam renang yg dipakai utk umum. mengingat cost perawatan kolam renang amat di pengaruhi oleh ukuran kolam renang tersebut. utk ukuran kolam renang yg kerap dipakai internasional yaitu seperti berikut :
- Lebar : 25 m
- Panjang : 50 m
- Kedalaman : 2 m ( minimum )
- Suhu Air : 25° c hingga 28° c
- Pencahayaan : 1500 lumen
- Garis Lebar : 2, 5 m
- Tracks : 8
Telah jelas tertulis utk kedalaman kolam renang internasional lebih kurang dua mtr. minimum, semoga info ukuran kolam renang standard internasional bisa melengkapi info yg pada mulanya. serta untuk koresponden seluruh semoga berguna menulis saat ini perihal ukuran kolam renang utk pertandingan internasional, serta dimanapun anda ada ukuranya terus sama.
Lintasan
Lebar lintasan paling sedikit 2,5 m dengan jarak paling sedikit 0,2 m di luar lintasan pertama dan lintasan terakhir. Masing-masing lintasan dipisahkan dengan tali lintasan yang sama panjang dengan panjang lintasan.
Tali lintasan terdiri dari rangkaian pelampung berukuran kecil pada seutas tali yang panjangnya sama dengan panjang lintasan. Pelampung pada tali lintasan dapat berputar-putar bila terkena gelombang air. Tali lintasan dibedakan menurut warna: hijau untuk lintasan 1 dan 8, biru untuk lintasan 2, 3, 6, dan 7, dan kuning untuk lintasan 4 dan 5.
Perenang diletakkan di lintasan berdasarkan catatan waktu dalam babak penyisihan (heat). Di kolam berlintasan ganjil, perenang tercepat diunggulkan di lintasan paling tengah. Di kolam 8 lintasan, perenang tercepat ditempatkan di lintasan 4 (di lintasan 3 untuk kolam 6 lintasan).Perenang-perenang dengan catatan waktu di bawahnya secara berurutan menempati lintasan 5, 3, 6, 2, 7, 1, dan 8.
1. Gaya Dada / Gaya Katak
Gaya dada adalah gaya berenang sangat popular untuk renang rekreasi. posisi tubuh stabil serta kepala bisa ada di luar air kurun waktu yang lama. gaya dada atau gaya katak ( gaya kodok ) yaitu berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, tetapi tidak sama dari style bebas, batang tubuh senantiasa didalam situasi terus. ke-2 belah kaki menendang ke arah luar sesaat ke-2 belah tangan diluruskan di depan. ke-2 belah tangan di buka ke samping layaknya gerakan membelah air supaya badan maju lebih cepat ke depan. gerakan tubuh mengikuti gerakan katak tengah berenang hingga dimaksud gaya katak. pernapasan dikerjakan saat mulut ada di permukaan air, sesudah satu kali gerakan tangan-kaki atau 2 x gerakan tangan-kaki. didalam pelajaran berenang, perenang pemula studi gaya dada atau style bebas. diantara ketiga nomer renang resmi yang diatur federasi renang internasional, perenang gaya dada yaitu perenang yang selambat-lambatnya.
Nomor perlombaan
Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra/putri untuk nomor-nomor renang:Gaya dada adalah gaya berenang sangat popular untuk renang rekreasi. posisi tubuh stabil serta kepala bisa ada di luar air kurun waktu yang lama. gaya dada atau gaya katak ( gaya kodok ) yaitu berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, tetapi tidak sama dari style bebas, batang tubuh senantiasa didalam situasi terus. ke-2 belah kaki menendang ke arah luar sesaat ke-2 belah tangan diluruskan di depan. ke-2 belah tangan di buka ke samping layaknya gerakan membelah air supaya badan maju lebih cepat ke depan. gerakan tubuh mengikuti gerakan katak tengah berenang hingga dimaksud gaya katak. pernapasan dikerjakan saat mulut ada di permukaan air, sesudah satu kali gerakan tangan-kaki atau 2 x gerakan tangan-kaki. didalam pelajaran berenang, perenang pemula studi gaya dada atau style bebas. diantara ketiga nomer renang resmi yang diatur federasi renang internasional, perenang gaya dada yaitu perenang yang selambat-lambatnya.
Nomor perlombaan
Perlombaan
renang terdiri dari nomor-nomor perlombaan menurut jarak tempuh, jenis
kelamin, dan empat gaya renang (gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya
punggung, dan gaya dada). Nomor-nomor renang putra dan putri yang
diperlombakan dalam Olimpiade:
- Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri), 1500 m (putra)
- Gaya kupu-kupu: 100 m, 200 m
- Gaya punggung: 100 m, 200 m
- Gaya dada: 100 m, 200 m
- Gaya ganti perorangan: 200 m, 400 m
- Gaya ganti estafet: 4 x 100 m
- Gaya bebas estafet: 4 x 100 m, 4 x 200 m
- Marathon 10 km.
- Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m
- Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m
- Gaya ganti estafet: 4×100 m
- Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m.
Pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet, satu regu diwakili empat orang perenang yang masing-masing berenang 100 m. Perenang pertama memulai dengan renang gaya punggung, dilanjutkan perenang gaya dada, perenang gaya kupu-kupu, dan diakhiri oleh perenang gaya bebas.


Komentar
Posting Komentar